Jumat, 16 Juni 2017



ALAT-ALAT PENDIDIKAN
Disusun Guna Memenuhi Tugas Ilmu Pendidikan Dosen Pengampu Drs. H. Noor Aziz, M.Pd.























Disusun oleh
kelompok 4
Anggota
1.      Farisi ardani  (12)
2.      Winarti                       (13)
3.      Ulul azmi                    (14)
Kelas PAI 1C

 



PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI)
FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN (FITK)
UNIVERSITAS SAINS AL QUR’AN (UNSIQ)
JAWA TENGAH DI WONOSOBO
2015/2016

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan makalah ini untuk memenuhi tugas Ilmu Pendidikan yang membahas tentang Alat/Media Pendidikan.

Media dalam kegiatan proses belajar mengajar berfungsi instrumental, artinya Cuma alat saja bukan tujuan. Jadi sebagai alat, media bisa digunakan untuk berbagai ragam tujuan,tetapi tidak untuk semua tujuan. Karena setiap media memiliki ciri (karakteristik) khasnya masing-masing, sehingga hanya tepat digunakan untuk tujuan-tujuan yang khas dan sesuai pula.

Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.

Akhir kata, kami sampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin






Wonosobo,   Oktober 2015


Penyusun


 
 












DAFTAR  ISI

Kata Pengantar ........................................................................................................................ i
Daftar Isi ................................................................................................................................. ii
BAB I PENDAHULUAN
a.                   Latar Belakang ............................................................................................................ 1
b.                  Rumusan Masalah ....................................................................................................... 1
c.                   Tujuan ......................................................................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN
a.                   Pengertian Alat Pendidikan ........................................................................................ 2
b.                  Jenis-jenis Alat Pendidikan ........................................................................................ 4
c.                   Mengolah Media Pendidikan ..................................................................................... 6
d.                  Alat Pendidikan Khusus untuk Anak
Berkebutuhan Khusus ................................................................................................ 7
BAB III PENUTUP
Kesimpulan ………………………….....................……...………..............................……. 11
Penutup ................................................................................................................................. 12
DAFTAR PUSTAKA........................................................................................................... 13



BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
            Pendidikan merupakan kegiatan memberikan ilmu kepada seseorang untuk mendapatkan pengalaman dan kecerdasan secara konkret pada masing-masing individu.
            Islam mewajibkan umat manusia menempuh pendidikan sejak dari buaian ibu sampai ke liang lahat.
            Dalam proses pendidikan, harus memperhatikan kepada aspek, diantaranya komunikasi, komunikator, dan media.
Pendidikan membutuhkan media untuk mencapai tujuan dari proses pendidikan semakin canggih dan banyak kreasi dari media pendidikan akan meningkatkan persentase tujuan dari pembelajaran.
Karena apabila dalam proses pendidikan tidak ada alat dan media yang dibutuhkan untuk menunjang proses pendidikan, maka pendidikan itupun akan terganggu.

B.     Rumusan masalah
Penulis telah menyusun beberapa masalah yang akan dibahas dalam makalah ini sebagai batasan dalam pembahasan bab isi. Beberapa masalah tersebut antara lain:
1.                  Apa yang dimaksud dengan pendidikan?
2.                  Apa saja alat-alat yang diperlukan dalam pendidikan?
3.                  Sebutkan cara mengolah media pendidikan ?
4.                  Alat pendidikan untuk anak didik yang berkebutuhan khusus?

C.    Tujuan
1.      Digunakan untuk memenuhi tugas Ilmu Pendidikan
2.      Membahas tentang Alat-Alat Pendidikan




BAB II
PEMBAHASAN

A.                Pengertian Alat Pendidikan
Alat-alat artinya perangkat atau media yang digunakan dalam melaksanakan sesuatu. Adapun alat-alat pendidikan berarti media yang dimanfaatan untuk pendidikan. Secara umum, alat-alat pendidikan bukan hanya perangkat dalam bentuk benda, tetapi ada yang sifatnya abstrak, misalnya metode pendidikan, pendekatan pendidikan, tenik dan strategi pendidikan dan pengelolaan kelas.Alat pendidikan berperan penting dalam proses belajar mengajar untuk mewujudkan tujuan pendidikan yang sesuai dengan harapan.
Muharam A (2009) menyatakan bahwa alat pendidikan adalah sesuatu yang digunakan untuk kegiatan pendidikan, baik berbentuk material maupun non material.
Indrakusumah (1973) menyatakan bahwa alat pendidikan berupa perbuatan-perbuatan atau tindakan-tindakan yang secara konkrit dan tegas dilaksanakan, guna menjaga agar proses pendidikan bisa berjalan dengan lancar dan berhasil.
Untuk mencapai tujuan pendidikan memerlukan berbagai alat dan metode. Istilah lain dari alat pendidikan yang dikenal hingga saat ini adalah media pendidikan, audio visual Aids (AVA), alat peraga, sarana dan prasarana pendidikan dan sebagainya.
            Definisi-definisi yang pernah dikemukakan tentang alat pendidikan adalah sebagai berikut:
            Roestiyah Nk. Dkk : “media pendidikan adalah alat, metode dan teknik yang digunakan dalam rangka meningkatkan efektifitas komunikasi dan interaksi edukatif anatara guru dan siswa dalam proses pendidikan dan pengajaran di sekolah”.
            Feron S. Gerlach dan Donald P. Ely : “media adalah sumber belajar. Secara luas media dapat diartikan dengan manusia, benda ataupun peristiwa yang membuat kondisi siswa mungkin memperoleh pengetahuan, ketrampilan atau sikap”.
            Inti dari pendapat di atas adalah bahwa alat atau media pendidikan meliputi segala sesuatu yang dapat membantu proses pencapaian tujuan pendidikan. Oleh karena pendidikan Islam mengutamakan pengajaran ilmu dan pembentukan akhlak, maka alat untuk mencapai ini adalah alat-alat pendidikan ilmu sedangkan alat untuk pembentukan akhlak adalah pergaulan. Dalam pergaulan edukatif, guru dapat menyuruh atau melarang murid megajarkan sesuatu. Ia dapat menghukum anak sebagai koreksi terhadap tingkah lakunya yang salah dan memberi hadiah sebagai pendorong untuk berbuat yang lebih baik lagi. Hukuman berupa pukulan, umpamanya dapat digunakan bagi anak umur sepuluh tahun ke atas bila ia meninggalkan sholat.
            Dalam pergaulan tersebut contoh teladan utama dari pihak pemimpin sekolah, guru-guru dan staf lebih banyak mempengaruhi murid untuk menjadi manusia yang baik. Oleh sebab itu mereka harus membina suatu masyarakat sekolah yang baik yang membantu pembinaan suasana agama di sekolah. Pendidikan agama tidak mungkin berhasil dengan baik bila hanya dibebankan kepada guru agama saja tanpa didukung oleh pemimpin sekolah dan guru-guru yang lain.
Aspek-aspek pendidikan :
1.      Pendidik, merupakan alat pendidikan karena tanpa pendidik, pendidikan tidak akan berjalan dengan baik.
2.      Lembaga pendidikan, yang memberikan tempat untuk pelaksanaan pendidikan formal atau in formal.
3.      Anak didik, sebagai alasan pendidikan yang menjadi objek para pendidik sekaligus pendidikan itu sendiri.
4.      Sarana dan prasarana pendidikan, yang membantu lancarnya pendidikan, terutama dalam proses belajar dan mengajar.
5.      Perpustakaan, yakni buku-buku yang memberikan informasi ilmu pengetahuan kepada para pendidik dan peserta didik.
6.      Perakapan atau kompetensi pendidik sehingga memberikan pengajaran yang profesional dan sesuai dengan kapabilitasnya.
7.      Metodologi pendidikan dan pendekatan sistem pengajaran yang diguakan, misalnya menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, penugasan, atau pengajaran dengan pola rekratif.
8.      Manajemen pendidikan yang mengolah pelaksanaan pendidikan merupakanh alat yang sangat penting dalam pendidikan, seperti pengaturan jadwal mata pelajaran, penempatan pendidik dalam mata pelajaran tertentu, pengaturan lama mengajar, pemenuhan gaji atau honor pendidik, penentuan rapat-rapat pendidik
9.      Strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan tujuan belajar siswa dalam lembaga pendidikan tertentu.
10.  Evaluasi pendidikan dan evaluasi belajar.

B.                 Jenis-jenis Alat Pendidikan
Alat-alat pendidikan dibagi menjadi menjadi beberapa kelompok, diantaranya:
1.      Media tulis atau cetak seperti Al Qur’an, hadist, tauhid, fiqih, sejarah dan sebagainya.
2.      Benda-benda alam seperti manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan, zat padat, zat cair, zat gas, dsb.
3.      Gambar-gambar, lukisan, diagram, peta dan grafik. Alat ini dapat dibuat dalam ukuran besar dan dapat pula dipakai dalam buku-buku teks atau bahan bacaan lain.
4.      Gambar yang dapat di proyeksi, baik dengan alat atau tanpa suara seperti foto, slide, film strip, televisi, video dsb.
5.      Audio recording (alat untuk di dengar) seperti kaset tape, radio, piringan hitam dll yang semuanya diwarnai dengan ajaran agama.
Untuk mencapai tujuan pendidikan, harus memperhatikan alat-alat pendidikan. Kita harus mengetahui aspek-aspek untuk memilih alat pendidikan agar sesuai materi dan tujuan pendidikan.
a). Bagaimana memilih alat atau media pendidikan itu untuk kepentingan agama. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menyeleksi alat tersebut adalah :
1.      Pentingnya alat itu untuk mencapai tujuan atau kesesuaian alat itu dengan tujuan pengajar.
2.      Media itu harus disesuaikan dengan kemampuan mahasiswa.
3.      Harus diperhatikan keadaan kampus.
4.      Hendaknya diperhatikan soal waktu yang tersedia untuk mempersiapkan alat dan penggunaannya di kelas.
5.      Harga atau biaya alat itu hendaknya sesuai dengan efektifitas alat.

b). Prinsip umum yang harus diperhatikan didalam penggunaan alat
    pendidikan, antara lain :
1.      Pengguaan setiap jenis harus dengan tujuan tertentu.
2.      Alat harus digunakan untuk membantu nenimbulkan tanggapan terhadap materi yang dipelajari.
3.      Alat tidak perlu digunakan bila murid sudah memiliki pengalaman yang cukup untuk menanggapi dan menginterpretasi materi pelajaran.
4.      Alat harus digunakan bila alat itu merangsang timbulnya minat dan perhatian baru serta meusatkan perhatian terhadap peroalan yang dipecahkan.
5.      Beberapa alat tertentu sangat berguna untuk membuat ringkasan pelajaraan dan memberikan perspektif tentang hubungan-hubungan tertentu dalam pelajaran.
6.      Murid harus diajar menggunakan alat. Mereka harus tau apa yang dicari dengan alat itu dan menginterpretasinya.
7.      Setiap menggunakan alat, harus dicek apakah tjuan yang diharapkan tecapai dan memberikan koreksi terhadap kesalahan tanggap yang terjadi.

Alat-alat bantu dalam pendidikan dapat berupa pengembangan teknik belajar mengajar, misalnya:
·         Mengajar dengan teknik tulis, sehingga anak didik bersaing dalam menjawab pertanyaan pendidik.
·         Pertanyaan lisan di kelas.
·         Tugas individu.
·         Tugas kelompok.
·         Ulangan semeter.
·         Ulangan kenaikan.
·         Laporan kerja praktik lapangan.

C.                Mengolah Media Pedidikan
Seorang pendidik harus menguasai landasan filosofis, teoritisnya dan juga harus memmiliki ketrampian teknis merancang dan menggunakan media sebagai bahasa dan sandi mereka. Agar terampil, pendidik harus mengetahui dulu berbagai jenis media dan karakteristknya masing-masing sebagai berikut :
1.      Simulasi
·         Permainan
·         Bermain peran
·         Forum teater
2.      Audio
·         Rekaman suara/musik
·         Siaran radio
3.      Visual 
·         Foto-foto
·         Bahasa foto
·         Foto tematis
·         Cerita foto
4.      Gambar grafis
·         Poster-poster
·         Kartu-kartu bergambar
·         Komik
·         kartun
5.      Bahan cetakan
·         Cerita kasus
·         Lembaga fakta
·         Guntingan berita
·         Lembaga kerja dan bahan bacaan

6.      Audio visual
·         Slide suara
·         Video dokumenter
·         Film cerita
7.      Multimedia
·         Pertunjukan dan upacara
·         Teknik-teknik riset partisipatoris
·         Jaringan internet & E-mail

D.    Alat Pendidikan Khusus untuk Anak Berkebutuhan Khusus
Alat Pendidikan
1.      Bagi Tunanetra.
Tunanetra adalah  seseorang yang memiliki hambatan dalam pengelihatan/tidak berfungsinya indera penglihatan baik sebagian baik sebagian ataupun keseluruhan.
 Alat pendidikan bagi tunanetra dibagi menjadi 3 :
a)      Alat Khusus
a.    Reglet dan pena
b.   Mesin tik Braille
c.    Computer dengan program braille
d.   Printer braille
e.    Abacus
f.    Calculator bicara
g.   Kertas braille
h.   Penggaris braille
i.     Kompas bicara
b)      Alat Bantu
·         Alat bantu perabaan dengan menggunakan buku braille
·         Alat bantu pendengaran dengan menggunakan talkingn books
c)      Alat peraga
·         Benda asli
·         Benda asli yang diawetkan
·         Benda asli yang dikeringkan
·         Benda/model tiruan
·         Gambar timbul
·         Gambar timbul skematik
·         Peta timbul
·         Globe timbul
·         Papan baca
·         Papan paku

2.      Bagi Low Vision.
Alat bantu bagi low vision dibagi menjadi 3 :
a.       Alat bantu optik
·         Kaca mata pembesar
·         Syand magnifier
·         Hand magnifier
·         Kombinasi
·         Telescop
·         CCTV

b.       Alat bantu non optik
·         Kertas bergaris tebal
·         Spidol
·         Spidol hitam
·         Pensil hitam tebal
·         Buku-buku dengan huruf yang diperbesar
·         Penyangga buku
·         Lampu meja
·         Typoscope
·         Tape recorder
·         Bingkai untuk menulis

c.       Alat peraga
·         Gambar-gambar yang diperbesar
·         Benda asli
·         Benda asli yang diawetkan
·         Benda asli yang dikeringkan
·         Benda/model tiruan

3.      Bagi Tunarungu
Tunarungu adalah istilah yang merujuk pada kondisi ketidakfungsian organ pendengaran atau telinga seseorang. Anak-anak dalam kondisi ini mengalami hambatan atau keterbatasan dalam merespon bunyi-bunyi yang ada disekitarnya.
a.       Alat bantu khusus.
Alat bantu khusus yang diperlukan untuk meningkatkan potensinya, yang masih dapat diperbaiki dan dikembangkan terutama komunikasi baik dengan menggunakan bahasa lisan maupun tulisan, antara lain :
·   Audiometer
·   Alat bantu mendengar (hearing aid)
·   Cermin
·   Alat bantu wicara (speech trainer)

b.      Alat peraga
Untuk memperkaya perbendaharaan bahasa peserta didik hendaknya jangan dilupakan alat-alat peraga yang meningkatkan kemampuannya dalam mengenali hal.

4.      Bagi Tuna Grahita
Tuna Grahita adalah keterbatasan substansial dalam memfungsikan diri. Keterbatasan ini ditandai dengan terbatasnya kemampuan fungsi kecerdasan yang  terletak dibawah rata-rata (IQ 70 atau kurang). Disebut tuna Grahita manifestasinya terjadi pada usia dibawah 18 tahun.
Alat bantu pelajran penting diperhatikan dalam mengajar anak tuna grahita. Hal ini disebabkan anak grahita kurang mampu berfikir abstrak, mereka membutuhkan hal-hal yang kongkrit. Karakteristik alat bantu :
·      Warna tidak terlalu menyolok
·      Garis dan bentuk tidak abstrak
5.      Tuna Daksa
Anak Tuna Daksa adalah salah satu jenis anak berkebutuhan khusus yang mengalami kelainan atau kecacatan pada sistem otot, tulang, dan persendian(cacat fisik).
a.       Bentuk pendidikan untuk tuna daksa :
·         Kelas biasa(regular)
·         Kelas atau sekolah khusus
·         Pengajaran di rumah
·         Sekolah di rumah sakit
6.      Tuna Laras
Tuna Laras adalah anak yang memiliki masalah dalam mengendalikan control emosi dan perilaku dengan lingkungannya. “Tuna” adalah kurang sedangkan “Laras” adalah sesuai. Maka dapat digabungkan yaitu kurang sesuai. Anak Tuna Laras biasanya sulit beradaptasi dengan lingkungannya karena tidak dapat menempatkan perilaku yang tepat dengan orang, situasi dan lingkungannya yang tepat.
Program yang digunakan untuk pembelajarannya :
a.       Sistem pengajaran
Guru dianggap mampu membuat suasana kelas dengan baik, mengobati dan lebih memperhatikan murid.
b.      Program bimbingan penyuluhan
·         Program bimbingan penyuluhan suasana hidup beragama di asrama
·         Program ketrampilan
·         Program belajar di sekolah regular
·         Program bimbingan kesenian
·         Program keorang tua
·         program kemasyarakatan
·         program bimbingan kepramukaan










BAB III
PENUTUP

KESIMPULAN

Dari makalah diatas, dapat disimpulkan bahwa pada dasarnya pendidikan itu sangat penting bagi manusia sejak manusia dilahirkan sampai tutup usia, bicara mengenai pendidikan tidak lepas dari alat-alat pendidikan yang dimana alat-alat ini sangat berperan penting dalam pendidikan sebagai faktor pendorong untuk meningkatkan kualitas pendidikan itu sendiri.
Untuk lebih meningkatkan kualitas pendidikan, alat-alat yang sangat berperan penting ini juga harus diseleksi agar pada nantinya alat-alat pendidikan yang telah diseleksi ini dapat berperan maksimal, seperti media-media yang dapat digunakan sebagai alat-alat pendidikan seperti media audio dan visual.
Kedua media diatas sangat diperlukan sebagai sarana pendidikan untuk mendorong seorang pendidik dan peserta didik untuk belajar bahkan sangat penting bagi siswa yang berkebutukan khusus, sehingga pembelajaran tidak monoton dan menjadikan tingkat pendidikan lebih tinggi.














PENUTUP
            Sebagai penutup dari keseluruhan uraian makalah ini, dikemukakan bahwa pendidikan dan alat-alat pendidikan merupakan satu hal yang tidak bisa dipisahkan.
            Berbagai alat pendidikan bisa dimanfaatkan berdasarkan kebutuhan dan tujuan dari pendidikan itu sendiri.
            Media yang digunakan untuk menunjang proses pendidikan harus diadakan dan disesuaikan dengan kondisi dan keadaan peserta didik.
            Media pendidikan tidak hanya diperuntukan bagi mereka yang di kota, bagi mereka yang mempunyai kondisi tubuh yang sempurna.
            Media pendidikan diciptakan untuk seluruh masyarakat dari kalangan atas sampai kalangan bawah, untuk mereka yang mempunyai tubuh sempurna maupun tubuh yang kurang sempurna.
            Alat pendidikan juga hendaknya disesuaikan dengan usia dan kebutuhan peserta didik. Dangan semakin banyaknya alat pendidikan yang semakin canggih, diharapkan dapat merubah keadaan dan meningkatkan kecerdasan suatu bangsa menuju ekonomi yang sejahtera.















DAFTAR PUSTAKA

1.      Fakih Mansur, 2001. Pendidikan Popular, Yogyakarta : Pustaka pelajar
2.      Perez Miguel Fernandes, 1982. Krisis dalam pendidikan, Jakarta : PN Balai Pustaka
3.      Davis Ivor K, 1987. Pengelolaan pelajar, Jakarta : CV Raja Wali
4.      Hamalik Oemar, 1994. Sistem Pembelajaran Jar4ak Jauh dan Pembinaan Ketenagaan, Bandung : Trigenda Karya
5.      Roqib Moh, 2009. Ilmu Pendidikan Islam, Yogyakarta : LKIS Yogyakarta
6.      Saebani Beni Ahmad, 2012. Ilmu Pendidikan Islam, Bandung : CV Pustaka Setia
7.      Darajat Zakiah, 2014. Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta : PT Bumi Aksara
8.      http://hillarypa-pendidikan-khusus-untu-anak-berkebutuhan-khusus









Tidak ada komentar:

Posting Komentar